Mereka Ditinggalkan Dalam Keterbatasan, Bantu Panti Yatim Bertahan!
Donasi Terkumpul
RP. 2,299,039
dari
RP. 15,000,000
15%
67
Dermawan
Sisa 158 hari
Kisah
Tak semua anak lahir disambut dengan pelukan. Sebagian justru dibuang, ditinggalkan karena terlahir dalam kondisi berbeda seperti cacat fisik, keterbatasan mental, atau sekadar dianggap aib keluarga.

Begitulah sepenggal kisah anak-anak di Panti Asuhan Rumah Azaki. Mereka datang dari berbagai pelosok Indonesia dengan luka dan cerita masing-masing. Ada yang ditinggal karena cacat, ada yang jadi korban broken home. Namun di tempat sederhana itu, mereka belajar saling menguatkan dan bertahan hidup bersama.

Sayangnya, perjuangan itu tak mudah. Tanpa donatur tetap, pengurus panti sering kali kesulitan memenuhi kebutuhan harian. Saat anak-anak jatuh sakit, mereka hanya bisa berdoa dan menunggu pertolongan karena biaya pengobatan terlalu berat untuk ditanggung sendiri.

Kondisi serupa juga dialami oleh Panti Bina Mandiri, yang menampung anak-anak terlantar, yatim, dan dhuafa dari berbagai daerah. Salah satu di antaranya adalah adik Barra, bayi mungil yang ditinggalkan sejak lahir. Ia ditemukan di pelataran jalan setelah dibuang oleh orang tuanya karena terlahir dari hubungan terlarang. Saat ditemukan, tubuh kecil Barra tampak lemah dan memprihatinkan akibat kekurangan gizi.

Tak hanya dua panti di atas, saat ini ribuan panti asuhan yang merawat anak-anak dengan keterbatasan masih harus berjuang untuk tetap beroperasi membantu anak-anak tak bersalah untuk tetap bertahan. Anak-anak ini tidak bersalah. Mereka hanya ingin hidup, tumbuh, dan merasakan kasih sayang seperti anak-anak lainnya. Mereka adalah anak-anak surga yang kini berjuang hidup penuh keterbatasan.
Melalui halaman galang dana ini, ASAR Humanity mengajakmu menjadi bagian dari kisah perjuangan mereka. Setiap donasi yang kamu berikan akan menjadi nafas harapan berupa bantuan pangan, biaya kesehatan, dan kebutuhan operasional bagi panti-panti di seluruh Indonesia.
Kirimkan Bantuan Terbaikmu Hari Ini, dengan Cara:

Begitulah sepenggal kisah anak-anak di Panti Asuhan Rumah Azaki. Mereka datang dari berbagai pelosok Indonesia dengan luka dan cerita masing-masing. Ada yang ditinggal karena cacat, ada yang jadi korban broken home. Namun di tempat sederhana itu, mereka belajar saling menguatkan dan bertahan hidup bersama.

Sayangnya, perjuangan itu tak mudah. Tanpa donatur tetap, pengurus panti sering kali kesulitan memenuhi kebutuhan harian. Saat anak-anak jatuh sakit, mereka hanya bisa berdoa dan menunggu pertolongan karena biaya pengobatan terlalu berat untuk ditanggung sendiri.

Kondisi serupa juga dialami oleh Panti Bina Mandiri, yang menampung anak-anak terlantar, yatim, dan dhuafa dari berbagai daerah. Salah satu di antaranya adalah adik Barra, bayi mungil yang ditinggalkan sejak lahir. Ia ditemukan di pelataran jalan setelah dibuang oleh orang tuanya karena terlahir dari hubungan terlarang. Saat ditemukan, tubuh kecil Barra tampak lemah dan memprihatinkan akibat kekurangan gizi.

Tak hanya dua panti di atas, saat ini ribuan panti asuhan yang merawat anak-anak dengan keterbatasan masih harus berjuang untuk tetap beroperasi membantu anak-anak tak bersalah untuk tetap bertahan. Anak-anak ini tidak bersalah. Mereka hanya ingin hidup, tumbuh, dan merasakan kasih sayang seperti anak-anak lainnya. Mereka adalah anak-anak surga yang kini berjuang hidup penuh keterbatasan.
Melalui halaman galang dana ini, ASAR Humanity mengajakmu menjadi bagian dari kisah perjuangan mereka. Setiap donasi yang kamu berikan akan menjadi nafas harapan berupa bantuan pangan, biaya kesehatan, dan kebutuhan operasional bagi panti-panti di seluruh Indonesia.
Kirimkan Bantuan Terbaikmu Hari Ini, dengan Cara:
- Klik tombol “Sedekah Sekarang”
- Pilih nominal terbaikmu
- Masukkan data dan transfer
- Selesai! Kamu sudah jadi bagian dari kebaikan ini
Update
Belum ada update
Nama Donatur
-
A
A A
5 jam yang lalu
RP. 35,156
-
NA
Hamba Allah
11 jam yang lalu
RP. 10,000
-
NA
Hamba Allah
12 jam yang lalu
RP. 15,000